sepanjang perjalanan pulang, tetiba saja aku mengingatmu, bagaimana kita bertemu bagaimana aku jatuh cinta padamu, tanpa pernah kita saling memiliki, aku pernah mencintaimu tapi kemudian aku memutuskan untuk menyimpan rasa itu jauuuuuuuuhhh di dasar lubuk hatiku, dan aku memilihnya karena aku pernah mencintainya dua kali dan bahkan berkali-kali hingga kini,
dan kamu...
aku masih mengingat wajah tampanmu dengan jelas, bahkan, aku masih mengingat seulas senyum dibibirmu untukku, hampir saja aku memunculkan kembali rasaku padamu, ah... tidak tidak tidak, rasa ini cukup untuk dia....pantang bagiku mengkhianati rasa ini....
aku masih mengingat banyak kebaikanmu padaku... kamu baik, oh tidak dia lebih baik... segala kebaikan ada padanya....
lalu kenapa aku mesti mengingatmu hari ini?? iya ...
karena tadi tak sengaja aku lewat di depan rumahmu tapi tak melihatmu :)
dan kamu...
aku masih mengingat wajah tampanmu dengan jelas, bahkan, aku masih mengingat seulas senyum dibibirmu untukku, hampir saja aku memunculkan kembali rasaku padamu, ah... tidak tidak tidak, rasa ini cukup untuk dia....pantang bagiku mengkhianati rasa ini....
aku masih mengingat banyak kebaikanmu padaku... kamu baik, oh tidak dia lebih baik... segala kebaikan ada padanya....
lalu kenapa aku mesti mengingatmu hari ini?? iya ...
karena tadi tak sengaja aku lewat di depan rumahmu tapi tak melihatmu :)



0 comments:
Post a Comment